Kebun Cimanggu Ditetapkan sebagai Kebun Sumber Benih Rumput Biograss
BOGOR – Kebun Cimanggu milik Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BRMP Biogen) dinyatakan layak ditetapkan sebagai Kebun Sumber Benih (KSB) Rumput Gajah varietas Biograss Agrinak setelah melalui rangkaian penilaian dan evaluasi yang dilaksanakan pada 6–7 Agustus 2026.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Kebun Cimanggu memiliki kondisi fisik dan potensi produksi yang sangat baik. Dengan luas sekitar 3.000 m², kebun tersebut dinilai memiliki lokasi yang strategis, didukung sistem drainase yang optimal serta kondisi pertanaman yang bebas dari organisme pengganggu tumbuhan (OPT) endemik.
Salah satu keunggulan utama yang ditemukan dalam penilaian adalah tingkat kemurnian varietas yang mencapai 100 persen. Selain itu, berdasarkan hasil pengamatan dan perhitungan, estimasi produksi Kebun Cimanggu mencapai 1.680.605 stek per hektare per panen, yang berada jauh di atas standar minimal yang dipersyaratkan.
Meskipun menunjukkan performa yang sangat baik, tim penilai juga menemukan sejumlah aspek teknis dan administratif yang perlu segera ditindaklanjuti. Dari aspek pertanaman, tanaman yang telah berusia sekitar sembilan bulan menyebabkan sebagian rumpun mengalami etiolasi (kekurangan cahaya) akibat kerapatan tanaman. Sementara dari aspek administrasi, masih diperlukan pembenahan kelengkapan dokumen, antara lain terkait ketersediaan Surat Keputusan (SK) penetapan awal serta penyesuaian SK Penanggung Jawab Instalasi Pengelolaan dan Pengawasan Mutu Benih (IP2MP).
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, tim penilai menetapkan faktor koreksi sebesar 6,66 persen. Dari sebanyak 2.889 rumpun yang diusulkan, sebanyak 2.695 rumpun dinyatakan disetujui sebagai Kebun Sumber Benih (KSB) Rumput Gajah Biograss Agrinak.
Sebagai tindak lanjut, Kebun Cimanggu direkomendasikan untuk segera melakukan sejumlah langkah perbaikan teknis, meliputi pemangkasan tanaman, pembersihan gulma, pemasangan atau pelaksanaan geotagging lokasi, serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemeliharaan kebun. Perbaikan administrasi dan teknis tersebut wajib diselesaikan dalam jangka waktu maksimal satu bulan.
Dengan mempertimbangkan hasil evaluasi dokumen dan pemeriksaan kondisi di lapangan, Kebun Cimanggu secara resmi dinyatakan LAYAK untuk ditetapkan sebagai Kebun Sumber Benih Rumput Gajah Biograss Agrinak.
Penetapan tersebut menjadi langkah penting bagi BRMP Biogen dalam memperkuat ketersediaan sumber benih hijauan pakan ternak yang bermutu dan mendukung penyediaan benih bersertifikat. Keberadaan Kebun Cimanggu diharapkan dapat berperan strategis dalam mendukung berbagai program nasional, di antaranya program ICARE, KMP di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, serta pengembangan kebun induk CG di Garut.
Melalui pengelolaan kebun sumber benih yang memenuhi standar, BRMP Biogen terus berupaya memperkuat sistem perbenihan hijauan pakan ternak sekaligus mendukung ketersediaan bahan tanam berkualitas untuk pengembangan peternakan di berbagai wilayah Indonesia.